POSTINGAN POPULER

Sunday, February 12, 2017

Kapok Rokok

Selesai menggelar seminar Teaching with Happiness untuk kawan guru di kabupaten Kendal beberapa waktu yang lalu, beberapa guru minta dibantu untuk menghentikan kebiasaan merokok mereka. Maka sembari makan malam, di sebuah pondok bakso yang memiliki saung saung cukup luas, saya lakukan terapi kapok rokok itu. 

Karena ramainya suasana saung waktu itu, saya tidak menggunakan teknik hipnosis yang akan menidurkan klien. Saya gunakan teknik NLP yang lebih client friendly.  Selain menjaga kenyamanan klien juga agar mereka bisa merasakan progress dari tiap tahapan terapi. 

Object Imagery
Ini adalah teknik pertama yang saya gunakan. Konsepnya sangat sederhana, klien hanya perlu membayangkan sensasi nikmatnya sebuah rokok kemudian mengkonversinya ke dalam bentuk bidang 2 dimensi sama sisi (contoh segitiga sama sisi, bujur sangkar atau segi enam atau lingkaran).
Sambil menikmati rokok terakhirnya, saya minta kawan saya membayangkan sensasi  nikmatnya rokok itu, dan akhirnya dia mengkonversinya menjadi bidang segienam dengan panjang sisi 2cm. That's a good starting.
"Rokok apa yang menurut Anda paling nikmat?",  tanya saya menyelidik
"Essei",  jawabnya singkat, sambil masih menghisap nikmat rokok mungil A-Mild nya
"Baiklah. Menurut Anda, mungkin nggak rasa rokok A Mild ini saya tingkatkan kenikmatannya setara dengan Essei?"
"Harus percaya apa nggak?"
"Nggak juga sih"

Saya kemudian meminta dia untuk membayangkan kalau panjang sisi segi enam tadi akan saya besarkan.
"Kalau membayangkan ukuran segienam membesar bisa gak?"
"Akan saya usahakan"
,  jawab kawan saya masih dengan senyum keraguan
"Oke. Dalam hitungan ke tiga silakan bayangkan bahwa sisi segienam tadi menjadi 4cm. Tarik nafass. Lihat tangan saya (tangan saya memeragakan bentuk segi enam).  Satu,  duaaa, daan tigaaaa.  Ziiiiiiuuuuuuuut (mulut saya mengeluarkan bunyi bunyian yang menyiratkan pembesaran sebuah benda. Sambil tangan saya memeragakan pembesaran segi enam tadi)
Saya melihat perubahan paras wajahnya ketika segienam tadi saya besarkan. "Apakah dalam bayangan Anda segienam tadi berhasil membesar?"

Kawan saya mengangguk masih dengan nuansa bingung, setengah takjub. "Menurut Anda kalau segienam tadi berhasil membesar, kira-kira sensai kenikmatannya bakal ikut membesar apa nggak?",  tanya saya sambil menyelipkan sebuah sugesti.
"Mmmm, logikanya sih begitu", jawab kawan saya sambil menhisap A Mild nya lagi. Sontak paras wajahnya menyiratkan sebuah keheranan campur takjub. "Kamu nggak pakai jin khan?", selidik kawan saya sambil menghisap A Mild yang sekarang sudah berasa Essei.
Tahap pertama selesai, yaitu mengedukasi pikiran bawah sadar bahwa sebuah sensasi bisa diintervensi melalui visualisasi.
***

"Nah, kalau segienam tadi kemudian saya kecilkan menjadi sebuah titik hitam, kira-kira apa yang bakal terjadi?",  tanya saya membuyarkan kenikmatan semunya.
"Ya logikanya kenikmatan rokok ini akan lenyap. Tinggal serasa kertas dibakar",  jawab kawan saya harap-harap cemas karena sayang bakal kehilangan kenikmatan rokoknya.
"Baik, sekarang perhatikan tangan saya lagi. Dalam hitungan ketiga maka segienam ini akan mengecil menjadi sebuah titik kecil. Tarik nafasss. Satu, duaaa, daan tiga. Zzuuuiit! Sekarang titik hitam ini saya sentil dan hilang" (Tangan saya memeragakan mengecilnya segienam tersebut  kemudian menyentil titik hitam tadi ke udara)
Kawan saya tambah heran ketika dia menghisap rokoknya berkali-kali dan sensasi rokoknya hanya seperti kertas dibakar. Tiada lagi kenikmatan.

Colapsing Anchor
Ketika kawan saya masih termangu dan heran dengan permainan sensasi rasa tadi, saya minta dia membayangkan sebuah bau yang sangat menyengat  (dan dia berhasil membayangkan tromboso) sambil tangan saya menekan pundak kirinya. Kemudian saya minta dia membayangkan rasa rokoknya sambil menekan pundak kanan. Dua kali hal ini saya lakukan. Terakhir, saya minta dia membayangkan rokoknya namun tangan saya menekan pundak kirinya. Tiba-tiba dia merasa mual dan berlari ke toilet untuk memuntahkan bakso yang baru saja disantapnya. Hehehe emang enak merokok rasa tromboso?

Sekembalinya dari toilet, saya tawarkan lagi rokok yang masih setengah batang. "Nggak ah, kapok"

Normalisasi
Sebenarnya bisa saja saya biarkan kondisi kawan saya seperti itu. Toh sekarang dia sudah kapok rokok. Lha bagaimana tidak kapok kalau setiap mencium asap rokok dia akan merasa mual. Namun hal seperti ini tidaklah ekologis, karena dalam kesehariannya dia masih akan berhubungan dengan para perokok. Maka saya lakukan terminasi dengan menormalkan perilaku bawah sadarnya. Dia akan merasa normal dan santai melihat rokok atau para perokok, tanpa ada keinginan untuk merokok. Namun ketika muncul keinginan sekecil apapun untuk merokok maka sensasi mual akan muncul lagi.
Saya minta dia untuk memejamkan mata. Menarik nafas tiga kali, dan berikut adalah script kapok rokoknya:

"Anda tahu, jauh di dalam diri Anda, bahwa Anda adalah tuan untuk diri Anda sendiri, tidak ada yang pernah bisa mengendalikan Anda, dan karena itu Anda bisa menjadi apa pun yang Anda inginkan … Anda tahu tidak ada yang mengontrol Anda atau takdir Anda, kecuali Anda … karena Anda punya pilihan bebas dan dapat membuat keputusan sendiri untuk diri sendiri dalam waktu Anda sendiri … oleh karena itu, Anda  memutuskan untuk diri sendiri ketika Anda ingin berhenti merokok … Anda  memutuskan untuk diri sendiri kapan harus benar-benar berhenti merokok …  saya akan membantu Anda untuk mengambil keputusan itu. Keputusan untuk berhenti merokok. Anda telah memutuskan untuk berhenti merokok. Dan waktu yang paling tepat untuk berhenti merokok adalah sekarang. Anda hanya perlu rileks, santai. Biarkan saja sesi ini mengalir dengan tenang dan biarkanlah kebiasaan merokok itu pergi.
Gunakanlah kesempatan ini untuk merasa makin nyaman dan semakin nyaman ketika memutuskan untuk berhenti merokok. Tidak ada tempat yang tepat selain di sini dan tidak ada hal yang bisa Anda lakukan lagi selain keyakinan diri Anda yang begitu kuat untuk berhenti merokok. Untuk sementara lupakan semua masalah Anda yang lain, karena saat ini Anda telah memilih untuk relax, semakin Anda merasa santa dan nyaman, semakin mudah anda memutuskan untuk berhenti merokok. Anda datang ke tempat ini hari ini karena keinginan Anda yang begitu kuat untuk berhenti merokok.
Tidak ada seorangpun yang memaksa Anda untuk datang ke sini. Anda datang ke sini hari ini karena Anda merasa ini adalah saat yang paling tepat untuk berhenti merokok untuk selamanya. Mulai saat ini Anda terbebas dari kuasa rokok. Mulai sekarang Anda dapat mengontrol diri Anda sendiri terhadap rokok. Anda sudah memutuskan untuk berhenti merokok. Sekarang dan untuk selamanya. Anda sudah mengambil langkah tepat dengan dating ke tempat ini hari ini. Segera setelah sesi ini selesai maka keinginan Anda untuk berhenti merokok akan terpenuhi. Anda terlahir kembali dengan kebiasaan baru yang lebih sehat dan lebih bahagia. Anda sudah berhenti merokok sekarang dan untuk selamanya. Dengan berlalunya waktu, sekarang pikirkanlah tentang diri Anda yang baru.
Katakan dalam hati Anda bahwa : Saya sudah berhenti merokok, dan tidak akan pernah menyentuh rokok lagi. Meski sekarang saya sudah membenci rokok namun saya tetap mempunyai kemampuan untuk bersahabat dengan para perokok tanpa terganggu. Apapun yang saya lakukan, ketika sedang bekerja, ketika bersantai, menyetir, ketika bersama teman ataupun sendiri, saya tetap mampu berhenti merokok. Semua terasa indah tanpa rokok. Dengan berhenti merokok Anda merasa hidup Anda menjadi lebih sehat dan lebih bahagia. Anda bisa bernafas lebih lega lagi. Anda menjadi lebih menikmati hidup Anda. Mulai sekarang dan seterusnya, ketika ada niat untuk merokok Anda akan merasa mual semual-mualnya tapi tidak sampai muntah. Ketika anda mencoba untuk merokok lagi maka mulut Anda akan terasa pahit-sepahit pahitnya namun tidak sampai muntah. Kapanpun nanti ada orang yang menawarkan Anda rokok maka Anda akan menolaknya. Anda tetap sehat dan nyaman hidup tanpa merokok.  Anda menjadi seorang NON-PEROKOK ALAMIAH dari sekarang dan  seterusnya"

Silakan dicoba, dan rasakan manfaatnya.
***
Anda ingin menguasai keahlian ini dengan sempurna?
Daftarkan diri Anda dalam Workshop 'Find The Hypnotist in YOU!' yang rutin dilaksanakan sebulan sekali di Cafe Therapy
Jl Johar Raya No 27 Taman Cimanggu Bogor
Jam 09.00-17.00 WIB


Tabik
- haridewa -
Professional Hypnotherapist
Happiness Life Coach
FB: Hari Dewanto
WA: 08179039372

No comments:

Artikel Unggulan

SLEIGHT OF MOUTH

Jumat berkah, meski tertanggal 13, namun saya doakan Anda semua berada dalam kondisi yang bergairah, penuh semangat dan dianugerahi rejeki ...