POSTINGAN POPULER

Saturday, December 09, 2017

HTS

Kawan, apa yang terbersit di pikiran Anda begitu membaca judul di atas?  Kalau Anda mengira saya akan membahas mengenai Hubungan Tanpa Status maka Anda akan kecele. Meskipun topik yang akan saya bicarakan kali ini secara status memang agak jarang dihubung-hubungkan.

HTS yang akan saya kupas adalah Hipnosis, Tuma'ninah dan Shalat.

Apa, hipnosis disandingkan dengan tuma'ninah dan shalat? Ga salah nih Bro? Bukankah hipnosis itu menggunakan kekuatan setan ya? Orang lain bisa diperintah sesuka hati demi kepentingan tukang hipnosisnya. Mana mungkin ibadah kok dicampurkan dengan kekuatan setan?

Hipnosis
Nah,  itu dia yang salah kaprah Kawan. Hipnosis itu bukanlah penggunaan kekuatan setan. Hipnosis adalah sebuah teknik komunikasi yang sangat persuasif yang mampu membawa klien menuju kondisi relaksasi tubuh serta pikiran dalam waktu singkat.  Kondisi relaksasi ini dicapai ketika gelombang pikiran kita berada pada frekwensi alfa dan theta.

Secara garis besar, frekuensi gelombang otak yang terukur bisa dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:
  • Beta (14-30 Hz), 
  • Alpha (sekitar 7-13 Hz), 
  • Theta (sekitar 4-7 Hz), dan 
  • Delta (sekitar 0,1-4 Hz).

Ketika pikiran kita berada pada gelombang beta  maka kondisi pikiran sadar kita menjadi aktif dan banyak menganalisis, sementara gelombang delta dominan pada kondisi tidur tanpa mimpi

Dari pengalaman saya melakukan praktek hipnosis ternyata ada satu cara singkat untuk membawa kita memasuki kondisi alfa, yaitu dengan cara menarik nafas dalam.

Salah satu teknik pernafasan yang sering saya praktekkan adalah metode 7:3:7, artinya saya akan menarik pelahan dari hidung pelahan dengan hitungan 7 (detik), menahan dengan hitungan 3 (detik),  kemudian mengeluarkan melalui mulut pelahan dengan hitungan 7 (detik) juga.
***

Tuma'ninah
Pengertian Tuma'ninah adalah
"Diam/tenang sesudah bergerak, sekiranya seluruh anggota badan menetap (diam tidak bergerak) pada tempatnya dengan seukuran lamanya membaca Subhanallah".

Adapun Rukun-rukun sholat yang wajib melakukan tuma'ninah ada 4:
  1. Ruku'
  2. I'tidal (berdiri tegak setelah ruku')
  3. Sujud
  4. Duduk di antara dua sujud

Jika salah satu dari yang empat di atas tidak dilakukan dengan tuma'ninah, maka shalatnya tidak sah karena tuma'ninah merupakan salah satu rukun shalat yang wajib dipenuhi.
Wah, berarti tuma'ninah ini penting dong?
***

Shalat
Shalat secara bahasa berarti berdo’a, mengagungkan. Sedangkan pengertian shalat menurut syara’ adalah ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Ucapan di sini adalah bacaan-bacaan Al-Qur’an, takbir, tasbih, dan do’a. 

Sedangkan yang dimaksud dengan perbuatan adalah gerakan-gerakan dalam shalat misalnya berdiri, ruku’, sujud, duduk, dan gerakan-gerakan lain yang dilakukan dalam shalat.

Yang dimaksudkan shalat dalam hal ini adalah tidak hanya sekedar shalat tanpa adanya penghayatan atau berdampak sama sekali dalam kehidupannya, akan tetapi yang dimaksud adalah shalat yang didirikan dengan khusyu’ yakni shalat yang nantinya akan berimplikasi positif terhadap orang yang melaksanakannya.
***

HTS
Jadi dimana hubungan hipnosis, tuma'ninah dan shalat Bro?
Mari kita hubungkan saja dengan sederhana Kawan. Shalat adalah jalan kita bersyukur kepada Allah sehingga diharapkan pelakunya mendapatkan perilaku positif setelah rutin melakukannya. Shalat tidak akan sah tanpa disertai tuma'ninah. Tuma'ninah akan membawa pelaku shalat dalam kondisi khusyuk (gelombang alfa)

Dan ternyata salah satu cara memasuki gelombang alfa adalah pola nafas 7:3:7.
Maka tidak ada salahnya kalau kita mulai mencoba praktek melakukan tuma'ninah dalam sholat kita. 

Dan sekarang Anda sudah memiliki satu pilihan melakukan tuma'ninah tersebut dengan praktis.
Satu lagi pattern hipnosis yang mampu 'mengunci' state kita ke dalam kondisi yang kita inginkan adalah 'the more-the more pattern'.  Kombinasi kalimat menggunakan semakin-semakin ini sudah banyak digunakan dalam praktek komunikasi sehari-hari meski tanpa kita sadari dan berhasil mempertahankan sebuah state, meski kadang state tersebut tidak kita inginkan.
Agar kita berhasil mempertahankan state 'khusyuk' kita ketika shalat, maka cobalah pattern ini sesaat sebelum Anda melakukan tahbiratul ihram.

"Ya Allah, dalam shalat nanti berikanlah hamba situasi khusyuk, dalam kondisi sekitar yang ramai sekalipun. Bahkan 'semakin' ramai situasinya, buatlah hamba 'semakin' khusyuk saja adanya"

Sila tebar jika manfaat

Jika Anda ingin memahami lagi pola-pola dan teknik lain mengenai hipnosis yang akan memberdayakan kehidupan Anda, segeralah mendaftarkan diri Anda dalam:
Workshop Find The Hypnotist in YOU!
Di Cafe Therapy
Jl Johar Raya No 27 Taman Cimanggu Bogor

Tabik
- haridewa -

No comments:

Artikel Unggulan

Tanah Rot

Sepasang suami istri sedang menikmati bulan madu mereka di Pulau Dewata, Bali. Hari ini mereka berniat mengunjungi Tanah Lot untuk menyaksi...